Arti Sholat Tahajjud
by : Toni agus prasetyo
shalat sunnat tahajjud ialah shalat sunnat yang dikerjakan pada waktu malam hari. Adapun shalat sunnat apabila dikerjakan mendapat pahala, apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.
shalat sunnat tahajjud termasuk shalat sunnat mu'akad (Shalat sunnat yang dikuatkan oleh Syara') dan kalau shalat ghair mu'akad (shalat sunnat yang tidak mu'akad).
Adapun shalat tahajjud (shalat malam) itu , adalah suatu macam amal yang senantiasa dijadikan 'Amalan Wirid' oleh rosulullah saw. para sahabat, 'Ulama dan Salihin'.
shalat tahajjud dikerjak sedikitya dua raka'at dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas, wakatunya mulai waktu isya', sampai terbitnya fajar.Shalat malam dapat juga disebut shalat tahajjud, tetapi dengan syarat apabila dikerjakan setelah bangun tidur malam, sekalipun tidurnya hanya sebentar , jadi kalau dikerjakannya tanpaA tidur terlebih dahulu, maka tidak disebut shalat tahajjud, tetapi dinamakan shalat sunnat biasa seperti shalat witir atau shalat hajjad, dsb.
Shalat tahajjud hukumnya wajib (hatmun) bagi Nabi Muhammad saw. Pahala sunat tahajjud ini sangat besar, sebagai mana disebutkan dalam Al-Qur'an firman Allah surat Al-isra' ayat 79 :
Dan bangunlah pada sebahagian dari waktu malam serta kerjakanlah "sembahyang tahajjud" padanya, sebagai sembahyang tambahan bagimu semoga Tuhanmu membangkit dan menempatkanmu - pada hari akhirat - ditempat yang terpuji.
Tafsir:
Dalam ayat ini diterangkan tujuan salat tahajud itu bagi Nabi Muhammad ialah agar Allah SWT dapat menempatkannya di tempat yang terpuji.Yang dimaksud dengan "maqaman mahmudan" ialah syafaat Rasulullah saw pada hari kiamat. Pada hari itu manusia mengalami keadaan yang sangat susah yang tiada taranya. Yang dapat melapangkan dan meringankan manusia dari keadaan yang sangat susah itu hanyalah permohonan Nabi Muhammad saw kepada Tuhannya, agar orang itu dilapangkan dan diringankan dari penderitaannya. Diriwayatkan oleh Tirmizi dari Abu Hurairah, Ia berkata: "Berkata Rasulullah saw tentang yang dimaksud dengan "maqaman mahmudan" dalam ayat ini: "Maqaman mahmudan" itu ialah syafaatku. (Hadis Hasan Sahih) Berkata Ibnu Jarir: "Kebanyakan para ahli berkata: "Yang dimaksud dengan "maqaman mahmudan" itu ialah suatu kedudukan yang dipergunakan oleh Rasulullah saw pada hari kiamat untuk memberi syafaat kepada manusia, agar Allah SWT meringankan bagi mereka kesusahan dan kesulitan yang mereka alami pada hari ini". Diriwayatkan oleh An Nasai dan Al Hakim dan segolongan ahli Hadis dari Huzaifah ia berkata: "Allah mengumpulkan manusia pada suatu daratan yang luas pada hari kiamat, mereka semua berdiri dan tidak seorangpun yang berbicara pada hari ini kecuali dengan izin Nya. Orang-orang yang mula-mula diseru namanya ialah Muhammad, maka Muhammad berdoa kepada Nya. Maka inilah yang dimaksud dengan "maqaman mahmudan" dalam ayat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar